Banalitas Jihad dalam Pemberitaan Terorisme

Authors

  • Dadan Suherdiana UIN Sunan Gunung Djati, Indonesia
  • Zaenal Mukarom UIN Sunan Gunung Djati, Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.15575/tadbir.v10i4.54540

Abstract

Fenomena terorisme global dan nasional menunjukkan kecenderungan kuat media massa dalam mengaitkan aksi kekerasan dengan konsep jihad, sehingga melahirkan pemaknaan yang sempit, reduktif, dan cenderung menyimpang dari ajaran Islam itu sendiri. Pemberitaan terorisme yang berulang dan sensasional telah membentuk banalitas jihad, yakni proses pengosongan makna jihad sebagai konsep etis-spiritual menjadi sekadar legitimasi kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media daring di Indonesia melakukan banalisasi terhadap konsep jihad dalam pemberitaan aksi terorisme serta bagaimana proses produksi makna tersebut bekerja dalam kerangka agenda setting media. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis wacana media, berlandaskan teori agenda setting yang meliputi aspek visibility, audience salience, dan valency. Data diperoleh dari berita-berita terorisme pada media daring nasional yang dipilih berdasarkan kepemilikan, popularitas, dan representasi institusional. Hasil penelitian diharapkan mampu mengungkap pola-pola framing media yang mereduksi jihad menjadi narasi kekerasan, sekaligus menunjukkan implikasinya terhadap opini publik dan citra Islam. Temuan ini diharapkan berkontribusi pada pengembangan literasi media, wacana jurnalisme damai, serta perumusan kebijakan pemberitaan terorisme yang lebih berimbang dan bertanggung jawab.

Downloads

Published

2025-12-25

How to Cite

Suherdiana, D., & Mukarom, Z. (2025). Banalitas Jihad dalam Pemberitaan Terorisme. Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah, 10(4), 429–438. https://doi.org/10.15575/tadbir.v10i4.54540

Citation Check

Most read articles by the same author(s)